5 Alasan Mangga Bisa Jadi Komoditas Ekspor Buah Terbaik Indonesia

5 Alasan Mangga Bisa Jadi Komoditas Ekspor Buah Terbaik Indonesia

Deretan buah impor di atas sudah menjadi pemandangan yang wajar di berbagai supermarket Indonesia, bahkan pasar tradisional pun juga dibanjiri oleh berbagai jenis buah impor yang sudah menjadi konsumsi kita sehari-hari.

Contohnya apel dan anggur adalah beberapa jenis buah yang secara konsisten tersedia di rak-rak toko buah kesayangan Anda. Sebagian besar (apabila tidak semua) adalah jenis ‘Washington’, ‘New Zealand’, ‘Fuji’, atau ‘Royal Gala’.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Juli 2018 terjadi lonjakan impor buah sekitar 14%, jika dibandingkan dengan periode yang sama sebelumnya. Hal ini menyebabkan Indonesia menjadi lahan potensial untuk pasar buah impor. Banjirnya buah impor di pasaran, hampir dipastikan secara pasti menggeser buah-buah lokal. 

Tapi tahukah kalian, ada satu jenis buah yang diharapkan mampu melawan tren ini?

‘Mangga’ – Buah asli asal Indonesia yang termasuk ke dalam genus Mangifera ini, merupakan tumbuhan tingkat tinggi dan struktur batangnya berkayu. Pohon mangga dicatat bisa mencapai ketinggian antara 10 hingga 40 meter. 

Lalu apa saja sih faktor yang bikin ‘Mangga’ bisa jadi komoditas ekspor Buah terbaik Indonesia?

1. Kandungan gizi

Di balik nikmatnya buah mangga, ia juga menyimpan banyak kandungan gizi. Dikutip dari Asianparent.com, dalam 100 gram buah mangga terdapat berbagai kandungan gizi, antara lain :

  • Kalori : 100 gr
  • Karbohidrat : 28 gr 
  • Fiber : 3 gr
  • Protein : 0.8 gr
  • Vitamin A : 0.378 mg
  • Folat : 23.1 ug
  • Vitamin B6 : 0.2 mg
  • Vitamin C : 46 mg

2. Khasiat

Buah yang satu ini juga punya banyak khasiat. Salah satunya adalah menyehatkan kulit karena mengandung vitamin C, A, B6, E, K, beta-karoten, magnesium, dan banyak lagi. Bahan bioaktif dalam mangga seperti ester, terpene, dan aldehid juga berkontribusi dalam meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan fungsi sistem pencernaan, sehingga cocok apabila ditambahkan menu sarapan sehari-hari.

3. Banyak Jenisnya

Dengan majunya teknologi hortikultura, makin tersedianya berbagai jenis mangga lokal juga menjadikan mangga lebih dapat memuaskan selera berbagai kalangan. Mulai dari jenis Harum Manis, Alpukat, Gedong Gincu, Manalagi, sampai dengan Golek.

4. Kualitas Ekspor Mangga

Berita baiknya juga, mangga lokal sudah memiliki pasar di berbagai negara karena kualitasnya yang tidak diragukan. Contohnya mangga harum manis asal Jawa Timur. Dari data internal Badan Karantina Pertanian (Barantan), mangga asal Indonesia ini sudah diekspor ke berbagai negara dari Singapura, Rusia, Uni Arab Emirat, Saudi Arabia, Malaysia, Oman, Bahrain, Qatar, Kuwait, Hong Kong sampai dengan Amerika Serikat.

5. Popularitas olahan Mangga

Jajanan berbahan dasar Mangga juga sedang laris manis di pasaran. Beberapa jenis panganan asal Thailand seperti Mango Sticky Rice dan King Mango Thai, telah berhasil mengangkat buah mangga menjadi jajanan yang populer. Olahan lain yang tidak kalah enak, seperti Milkshake Mangga, Puding Mangga, dan Manisan Mangga juga menunggu dikemas dan dipopulerkan ke  masyarakat. 

Sudah tahu kan, kenapa mangga bisa jadi komoditas ekspor buah utama Indonesia..

Ini waktunya, kita sebagai masyarakat lebih cerdas untuk memilih buah dalam konsumsi sehari-hari. Utamakan buah lokal, karena dipastikan tingkat kesegarannya lebih baik dan mendukung produksi buah lokal kita agar semakin bisa bersaing di pasar internasional.

Sekarang buah mangga matang pohon yang terkenal itu, sudah dapat kalian beli langsung dari produsennya melalui beberapa toko online. Dua jenis mangga andalan saya, yaitu:


1 thought on “5 Alasan Mangga Bisa Jadi Komoditas Ekspor Buah Terbaik Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *